Vibizdaily    Financial    Regional    Management    Tekno Biz    Info Belanja    Jobs & Career    Forum
 
 

News


Hebat Ojek Di Bogor Banyak Ikut Jamsostek

2012-08-03 09:38:00

(visijobs-news) - Jumlah pekerja mandiri seperti tukang ojek dan pedagang kaki lima di Bogor yang ikut jaminan sosial terus mengalami peningkatan, seiring meningkatnya kesadaran mereka terhadap perlunya perlindungan atas resiko kecelakaan kerja dan jaminan hari tua.

"Ini yang cukup menggembirakan, jumlah pekerja mandiri yang terdaftar di Jamsostek mengalami peningkatan cukup signifikan. Hingga tahun ini jumlahnya sebanyak sudah 1.086 orang," kata Kepala Bidang Pemasaran PT Jamsostek cabang Bogor I, Sudiono, saat ditemui di ruang kerjanya.

Sudiono mengatakan, pekerja mandiri adalah pekerja yang tidak memiliki majikan seperti tukang ojek dan pedagang kaki lima. Jumlah pekerja mandiri tahun ini mengalami peningkatan sekitar 122 persen dari tahun sebelumnya. "Padahal 122 persen itu yang ditargetkan Jamsostek Bogor selama satu tahun," katanya.

Menurut Sudiono, tingginya minat pekerja mandiri dari kalangan tukang ojek dan pedagang kaki lima ikut dalam Jamsostek karena pada umumnya mereka sudah menyadari dan merasakan manfaat ikut jaminan sosial.

Hampir semua pekerja mandiri dari kalangan tukang ojek dan PKL ini mengambil semua program Jamsostek mulai dari jaminan keselamatan kerja, hari tua dan jaminan pemeliharaan kesehatan. Sudiono mengatakan, tumbuhnya kesadaran masyarakat tersebut berkat upaya sosialisasi yang gencar dilakukan Jamsostek.

Untuk menjaring pekerja mandiri, Jamsostek melakukan pendekatan kepada paguyuban, organisasi dan komunitas atau lembaga yang menaungi para tukang ojek dan PKL tersebut.

"Kami menurunkan tim untuk menyosialisasikan tentang Jamsostek melalui paguyuban-paguyuban, organisasi dna komunitas para pekerja mendiri. Melalui kerja sama itu, kita merangkul semuanya untuk ikut Jamsostek," katanya.

Sudiono, menambahkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial yang mendorong mereka ikut serta menjadi anggota Jamsostek.

Para pekerja mandiri dari kalangan tukang ojek dan PKL ini dikenai angsuran perbulan Rp125.000. Dengan plafon kecelakaan kerja sebesar Rp20 juta, dan meninggal dunia 70 persen, atau 48 kali gaji. Jamsostek wilayah I Bogor menangungi 34 kecamatan yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Hingga kini tercatat jumlah perusahaan yang menjadi peserta Jamsostek sebanyak 1.457 perusahaan dengan tenaga kerja. 15.682 orang. Pertumbuhan keanggotaan perusahaan di Jamsostek hingga tahun ini mencapai 141 persen.

"Kurang lebih 80 persen perusahaan sudah bergabung di Jamsostek. Tinggal sebagian sisanya usaha kecil-kecil seperti rumah makan, mereka terkendala upah dibawah UMK.

(prs/PRS/ant)

(photo : blog)



Berita Terkait :

Dengan Sistem Baru Juru Parkir Akan Digaji 2,5 Juta
Jerman Membuka Lowongan Kerja Untuk TKI
Bekasi Akan Membuka 50 Ribu Lowongan Kerja
Obama Memotong Gajinya Sendiri Sebesar 5 Persen
Bangka Masih Butuh 996 Pegawai Negeri Sipil
Bali Ajukan Rekrut 330 CPNS Baru Pada Kemenpan dan RB
Belanja Pegawai Pemerintah Makin Membesar
Pengalaman Mabes Polri Diperlukan Untuk Lelang dan Seleksi Jabatan
Pembukaan Pelatihan dan Sosialisasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik
BNP2TKI Menjadi Pemenang Dalam Pembinaan dan Peningkatan Kualitas SDM

News Archieves


Konten : Job Search | Event | About Us
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY