VIBIZPORTAL.COM    Financial    Regional    Management    Info Tekno    Info Belanja    Jobs & Career    Forum
 
 

News


Bina Pemuda Dengan Kursus Untuk Kurangi Pengangguran di Timor Leste

2011-12-16 16:52:00

(visijobs-news) - Angka pengangguran di Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) masih tinggi. Untuk menguranginya, Kementerian Pemuda dan Olahraga RDTL membekali pemuda dengan berbagai pelatihan dan kursus singkat. "Memberikan kursus singkat dan pelatihan-pelatihan tenaga teknis adalah salah satu cara negara kami untuk mengurangi angka pengangguran," kata Menteri Pemuda dan Olahraga RDTL, Miguel Marques Gonzales Manetelu, saat mengunjungi Kantor Yogya Executive School (YES) di Jl Taman Siswa, Yogyakarta, Jumat (16/12/2011).


Miguel mengaku Timor Leste sebagai negara baru, masalah kepemudaan dan tingginya angka pengangguran menjadi problem tersendiri untuk segera diatasi. Setiap tahun sekitar 17 ribu hingga 20 ribu pemuda Timor Leste bertambah. Sedangkan angka usia produktif kerja ada sekitar 54 ribu. Sementara itu lapangan pekerjaan masih sedikit.

Oleh karena itu lanjut dia, kementerian pemuda dan olahraga bersama kementerian lainnya berusaha mengurangi angka pengangguran dengan menambah lapangan pekerjaan di bidang teknis.

"Salah satunya dengan memperbanyak pemuda Timor Leste usia produktif untuk mengikuti kursus singkat, pelatihan dan pendidikan yang berorientasi tenaga teknis," kata Miguel.

Menurut dia, saat pemerintah Timor Leste juga semakin gencar meningkatkan pembangunan karakter rakyat Timor Leste dengan sasaran terbesar pemuda dan anak-anak usia sekolah. Masyarakat Timor Leste harus dibangun kembali agar tidak semakin tertinggal dengan bangsa dan negara lain.

"Mengikuti kompetisi seperti Sea Games dan Asean Para Games adalah kebanggaan dan prestasi tersendiri bagi Timor Leste sebagai negara baru. kemampuan leadership pemuda juga kita tingkatkan," katanya.

Miguel mengaku banyak pegawai negeri di lingkungan kementrian pemuda dan olahraga yang dikirim ke Indonesia untuk mengikuti berbagai kursus dan pelatihan singkat. Salah satunya pelatihan di bidang IT dan peningkatan sumberdaya manusia (SDM).

"Setiap tahun banyak pegawai di kementrian kami yang dikirimkan ke Indonesia untuk ikut pelatihan. Hasil dan indikatornya positif dan ada peningkatan kualitas SDM. Ini salah satu upaya kami untuk mengejar ketinggalan," pungkas alumnus Teknik Elektro Universitas Udayana Bali.

(prs/PRS/dtc)

(photo : Vima)



Berita Terkait :

25000 Karyawan Tambang Terancam Menganggur
Pentingnya Membuka Lapangan Kerja Untuk Generasi Muda
Perlunya Pemerataan Tenaga Kesehatan Di Daerah Pesisir
Warga Lhokseumawe 76 Persen Bekerja Di Sektor Jasa
Kinerja Pegawai Penyuluh Perlu Dimaksimalkan
Industri Rumah Tangga Mampu Serap 32.000 Tenaga Kerja
Angka Pengangguran Di Riau Menurun
Pekerja Di Sumut Terbanyak Berprofesi Karyawan
BNP2TKI 8000 Lowongan TKI Ke Korea Akan Habis
Jamsostek Catat Peserta Baru Sebanyak 43 Ribu Orang

News Archieves


Konten : Job Search | Event | About Us
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY