Vibizdaily    Financial    Regional    Management    Tekno Biz    Info Belanja    Jobs & Career    Forum
 
 

News


Ancaman Pidana Bagi Perusahaan Yang Tidak Ikut Jamsostek

2011-12-13 16:37:00

(visijobs-news) - Meski di ancam kurungan pidana, kenyataanya masih banyak perusahaan di Kabupaten Cianjur yang mengemplang dengan tidak mengasuransikan para pegawainya. Terbukti dari 710 perusahaan yang  ada, hanya 120 perusahaan saja yang terdaftar sebagai peserta asuransi jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek).


Di dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 1992 jelas sudah diatur bagi perusahaan yang tidak mengikutsertakan karyawan dalam Jamsostek diancam dengan kurungan pidana selama lamanya enam bulan atau denda setinggi-tingginya Rp 50 juta, kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Transimigrasi (Dinsosnakertrans), Moch. Ginanjar.

Rendahnya sanksi diprediksi menjadi salah satu penyebab, masih banyaknya perusahaan di Cianjur yang tidak mengasuransikan karyawannya. Sebenarnya perusahaan bisa secara bertahap melaksanakan undang-undang itu, mulai dari karyawan yang bekerja diatas satu tahun diasuransikan. Mungkin juga memang kesadaran perusahaan tersebut masih rendah, padahal keuangan perusahaan mampu, paparnya.

Untuk itulah, pihaknya saat ini terus mendorong agar perusahaan-perusahaan yang belum mengasuransikan karyawanya bisa segera mengikuti perusahaan yang terlebih dahulu ikut Jamsostek. Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni dengan menggulirkan program Koordinasi Fungsional (KF).

Kita aka lakukan dengan menyampaikan surat ke pihak Jamsostek untuk segera merekomendasikan ke perusahaan-perusahaan mendaftarkan asuransi bagi pegawainya. Kemungkinan bisa direalisasikan pada bulan ini atau awal tahun 2012, tegasnya.

Bagi karyawan yang sudah berpenghasilan diatas Rp 1 juta wajib ikut auransi. Ketentuan tersebut ada dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 dan juga diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 tahun 2008.

Intinya perusahaan wajib mengikutsertakan karyawannya dalam Jamsostek. Tidak terkeculi itu perusahaan sektor perkebunan, rumah makan, tekstil, atau perusahaan lainya juga mempunyai kewajiban yang sama baik sekala kecil maupun besar, tegasnya.

(prs/PRS/jamsostek)

(Photo : disnakertrans)



Berita Terkait :

Tenaga Honorer K2 Yang Masuk Setelah 2005 Tidak Bisa Diangkat CPNS
Toyota Tambah Institusi T-TEP
Job Fair Kalimantan Selatan Membuka 2500 Peluang Kerja
Andrew Bocking Tinggalkan BlackBerry
Pengumuman Kelulusan Seleksi CPNS Honorer K2 Ditunda
Qatar Membuka Ribuan Lowongan Kerja Untuk TKI
327 Lowongan CPNS Disiapkan Untuk Pelamar Penyandang Cacat
BIN Buka 151 Lowongan CPNS
Pemerintah Di Bantu BIN Untuk Awasi Penerimaan CPNS
Kualitas Rekrutmen CPNS Pengaruhi Reformasi Birokrasi

News Archieves


Konten : Job Search | Event | About Us
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY