News
Redistribusi Tanah Buka Lowongan Pekerjaan
2010-09-24 10:41:00
(Visijobs-News) - Lembaga swadaya masyarakat Serikat Petani Indonesia (SPI) mengemukakan, program redistribusi tanah kepada para petani kecil yang belum memiliki lahan akan berpotensi membuka jutaan lapangan kerja di Indonesia. "Redistribusi tanah seluas 9,25 juta hektare dapat membuka jutaan lapangan kerja," kata Ketua Umum SPI, Henry Saragih, di Jakarta.

Menurut Henry, program redistribusi tersebut juga akan menggairahkan ekonomi pedesaan dan yang paling utama akan memecahkan masalah kemiskinan.
Selain itu, ujar dia, program pembaruan agraria seperti redistribusi tanah itu juga dinilai akan berdampak positif pada pengurangan jumlah warga yang kelaparan, serta dapat membantu pencapaian berbagai target yang dicanangkan dalam tujuan pembangunan milenium (MDGs).
"Peringatan 50 tahun Hari Tani Nasional pada 24 September 2010 ini adalah momentum emas bagi pemerintahan SBY untuk menjalankan pembaruan agraria sejati," katanya.
Ia mengingatkan, bagi petani, hampir mustahil terdapat cara lain untuk bertani bila tidak memiliki tanah/lahan. Untuk itu, ujar dia, dalam penerapannya adalah sangat penting untuk melibatkan organisasi tani di tingkat nasional.
"Hal ini untuk memastikan subjek pembaruan agraria yang berhak mendapatkan tanah atau `beneficiary`," kata Ketua Umum SPI. Menurut dia, organisasi tani dan masyarakat sipil juga memiliki pengetahuan tentang lokasi tanah yang cocok dipakai untuk pertanian.
Ia juga memaparkan, petani wajar menuntut penataan kembali hak dan akses atas tanah karena jumlah keluarga tani meningkat rata-rata 2 persen per tahun.
Berdasarkan data SPI, pada tahun 2008 terdapat 28,3 juta jiwa yang digolongkan keluarga petani. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terlibat pada sektor pertanian adalah 42,8 juta jiwa pada tahun 2010 dari keseluruhan angkatan kerja nasional yang mencapai 107,4 juta jiwa.
"Ini menunjukkan pertanian masih sangat diandalkan sebagai hajat hidup orang banyak," kata Henry Saragih.
(prs/PRS/ant)
(foto : ant)
Berita Terkait :
|
News Archieves
|