News
PEMKAB Tapin Buka Lapangan Kerja
2010-08-26 14:16:00
(Visijobs-News) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan mengupayakan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat salah satunya melalui pengelolaan potensi kaolin, ujar Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM setempat, Abdul Hadi.
"Potensi kaolin yang ada di Tapin pengelolaannya kita serahkan kepada masyarakat setempat sehingga dengan begitu akan menghasilkan secara ekonomis dirasakan langsung serta menciptakan lapangan kerja baru," ujarnya di Rantau, ibu kota Tapin, Rabu.
Di Tapin sedikitnya telah ditemukan tiga lokasi yang memiliki kandungan kaolin dalam jumlah banyak.
Di Desa Bitahan dan Binderang di Kecamatan Lok Paikat potensi kaolin terdapat pada areal seluas 50 hektare dan 400 hektare dengan kandungan kaolin masing-masing sebanyak 1,8 ton serta 19,5 ton.
Sedangkan di Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan terdapat areal seluas 25 hektare dengan cadangan kaolin sebanyak 5,9 juta ton.
Menurut dia, data itu diperoleh dari hasil penemuan Balai Peneliti Pertambangan Teknologi (BPPT) Bandung yang telah malakukan serangkaian riset di Tapin.
"Namun dari ketiga lokasi itu yang tengah kita upayakan pengelolaannya adalah kaolin di Desa Tatakan karena memiliki kualitas lebih bagus dan dekat dengan pemukiman warga," katanya.
Jarak antara areal yang mengandung kaolin dengan pemukiman warga cukup dekat memudahkan untuk dilakukan pengelolaan oleh masyarakat setempat.
Agar upaya menciptakan lapangan kerja baru di Tapin melalui pengelolaan potensi kaolin oleh masyarakat, pihak Disperindakop dan UKM telah membentuk kelompok kerja di Desa Tatakan.
"Kelompok kerja itu kita bentuk sejak tahun 2008 dengan anggota sebanyak 20 orang dan telah pula diberikan pelatihan pembuatan keramik hias," tambahnya.
Selain pelatihan juga diberikan bimbingan dan pemantauan terhadap perkembangan usaha pengelolaan yang dilakukan oleh kelompok tersebut.
pada 2011 rencananya Disperindakop dan UKM akan membangun kios atau ruang pamer khusus untuk menampung kerajinan keramik hasil olahan masyarakat setempat.
Untuk pembangunan kios tersebut saat ini pemerintah kabupaten setempat telah mengeluarkan Daftar Isian Pengelolaan Anggaran (DIPA) dengan total anggaran Rp20 juta untuk dua kios.
Melalui upaya-upaya tersebut diharapkan potensi kaolin dapat menjadi alternatif penambah penghasilan baru bagi masyarakat yang secara otomatis akan membuat angka pengangguran di Tapin berkurang.
(cr/CR/ant)
(foto:ant)
Berita Terkait :
|
News Archieves
|