VIBIZPORTAL.COM    Financial    Regional    Management    Info Tekno    Info Belanja    Jobs & Career    Forum
 
 

Tips & Career


SLA in Recruitment Process ? Do We Aware It As Its Really Essence?

2012-02-07 16:59:00

(Visijobs – Tips & Career) -  Bagi banyak HR hal ini seharusnya bukanlah hal yang asing sekalipun berdasarkan hasil survey kecil yang penulis lakukan ternyata sangat mengejutkan, betapa banyaknya HR praktisi yang tidak mengetahui apalagi memahami arti SLA itu sendiri khususnya dalam proses rekrutmen. Jika kita tidak mengetahui tentang sesuatu hal sudahlah pasti kita tidak dapat memahami apakah hal tersebut penting atau tidak bagi kita.   SLA - Service Level Agreement, secara sederhana artinya adalah batas waktu pemenuhan target yang disepakati oleh kedua belah pihak. Hal ini sangat penting apalagi didalam bisnis. Seumpama jika hidup tidak memiliki target maka hidup itu tanpa tujuan dan akhirnya tidak akan ada kejelasan apa, berapa dan kapan target tersebut harus dicapai. Salah satu contoh yang dapat dipaparkan adalah pengalaman penulis ketika baru memasuki satu kantor, hari pertama sudah harus menghadapi target pemenuhan kekosongan sekitar 500 karyawan yang tidak dipenuhi sejak 8 bulan sebelumnya…bayangkan bagaimana hal itu dapat terjadi? Ternyata dalam proses rekrutmen – HR tidak memiliki standar yang jelas – tidak ada SLA yang ditetapkan dan disosialisasikan menjadi standar kerja rekrutmen.     Bagaimana menentukan SLA Rekrutmen?
1. Kenali bisnis proses perusahaan dan posisi kunci dalam proses operasional bisnis tersebut
2. Selanjutnya buatkan mekanisme rekrutmen yang jelas mulai dari sourcing (sumber kandidat) – proses seleksi – sampai pada penempatan/placement
3.  Biasanya pemenuhan posisi kosong dibagi dalam 2 kategori posisi dan inilah yang disebut SLA:
-    Manager level                         : 1 – 1 ˝ bulan
-    Supervisor – Staff level         : 1 bulan
4.  Jika SLA sudah ditetapkan sosialisasikan standar ini kepada semua divisi dalam perusahaan
5. Monitor pemenuhan setiap posisi kosong, apakah sesuai SLA yang ditetapkan. Jika ada masalah segera carikan solusi yang terbaik.

Kendala yang biasanya terjadi adalah komitmen dari setiap divisi khususnya divisi HR sendiri. HR untuk menjalankan sesuai SLA dan divisi lainnya sebagai User yang turut memberikan input agar SLA ini benar-benar dijalankan – berani saling memonitor dan tidak membiarkan kompromi terlalu jauh.  Aturan apapun jika tidak dijalankan dengan penuh komitmen dan rasa tanggung jawab akan kehilangan esensinya sebagai aturan. Karyawan dan manajemen akan memandang remeh aturan tersebut dan saling tidak memandang betapa pentingnya aturan tersebut dalam proses bisnis.  Jika sudah demikian maka kekacauanlah yang akan terjadi dan jika hal ini dibiarkan terus menerus hal ini akan sangat berdampak pada target bisnis yang tidak jarang menyebabkan banyak kerugian bagi perusahaan secara keseluruhan.

Kembangkan potensi SDM anda dan monitor terus menerus mekanisme rekrutmen yang ada, jangan lengah, temukan masalah yang ada dalam proses rekrutmen apakah kurangnya sumber kandidat (sourcing), atau terlalu panjangnya birokrasi proses seleksi atau apapun, dan segera temukan solusi yang terbaik yang dapat dijalankan. Dengan demikian semua pihak akan menyadari betapa penting SLA ditetapkan dan dijalankan dengan penuh komitmen.




(Melva Emsy Simalango/NS-FJ/vbm-vj)

Foto : Visijobs

 

 



Karirtips Archieves


Konten : Job Search | Event | About Us
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY