Tips & Career
Tips Agar Tetap Terfokus Dalam Bekerja
2011-12-29 15:38:00

(Visijobs - Tips&Career) - Ini cerita mengenai teman saya : beberapa tahun yang lalu ia mengalami kesulitan pada waktu menyetir kendaraan pada malam hari. Mula-mulanya ia menganggap semua itu sebagai kebetulan dan menghubungannya dengan kelelahan atau kurang penerangan. Tetapi setelah beberapa kali salah masuk jalan tol dan hampir mengalamai tabrakan di jalan ramai, teman saya memutuskan untuk memeriksakan matanya. Hasil pemeriksaan memperkuat kecurigaan saya, bahwa ia perlu mengunakan kaca mata. Kacamata itu menyelesaikan masalah, sekarang ia dapat melihat dengan jelas hal-hal yang tadinya kabur..
Demikianlah seperti begitu penting kita perlu membawa segala sesuatu kembali pada fokusnya.
Fokus menjadi salah satu bagian penting bagi seluruh pekerjaan yang kita lakukan sebab fokus adalah semacam kendaraan utama dalam usaha untuk menyelesaikan perkerjaan.
Jumlah pekerjaan yang kita lakukan lebih dari satu, pekerjaan bertumpuk-tumpuk, belum selesai yang satu sudah datang kerjaan baru, dituntut target, dituntut date line dan ditambah lagi pengaruh dari faktor lingkungan dan manusia yang ada menuntut tanggung jawab kita, belum lagi di tambah urusan pribadi sendiri, kesemuanya itu membuat kita kehilangan fokus pekerjaan.
Terpecah/terbaginya fokus pemikiran dan usaha/tenaga mengakibatkan prestasi yang di capai tidak maksimal, tidak selesai tepat waktu, kurang menuntasi pekerjaan dengan baik, terjadi kesalahan serta kerugian-kerugian lain, dst.
Faktor penyembab segala kerugian adalah ketidak fokusan
Pentingnya Fokus pada suatu tujuan.
Tidak Fokus = GAGAL
Sadari bahwa pentingnya untuk membuat diri bisa Fokus.
Coba tanyakan pada diri Anda sekarang, Anda harus membawa diri anda pada suatu pertanyaan ! jika saya tidak fokus terhadap tujuan, mau jadi apa saya nantinya? Akan jadi apa saya di dunia ini.
Untuk memperoleh ke fokusan diri hal-hal yang dasar perlu Kita miliki adalah :
1. Menegaskan Kehendak atas Tujuan yang Hendak di Capai
Kita harus mampu untuk membendakan mana yang prioritas, mana yang menghasilkan kebaikan mana yang tidak. Pastikan bahwa tujuan yang Kita susun adalah suatu hal yang benar-benar Kita inginkan
2. Sikap Hati yang Jujur
Milikilah sikap hati yang jujur ! Jangan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Umumkan perang pada tindakan-tidakan yang salah, licik dan tidak halal, sebab hal tersebut hanya membuat kita terus berada pada lingkaran hitam dan tidak dapat keluar dari banyaknya masalah yang akan terus ditimbulkan dari kerugian-kerugian pihak lain yang telah kita buat.
Milikilah sikap hati yang jujur dan berbuat baiklah sebab dari hal tersebut akan memunculkan harapan. Harapan itulah yang memunculkan motivasi, Bagi seorang yang memiliki motivasi dan semangat juang yg tinggi maka inilah yang akan terjadi bahwa tidak ada satu rintanganpun yang mampu menghalangi untuk memperoleh tujuan karena :
(a). Segala masalah yang muncul nampaknya akan dapat diatasi,
(b). Segala macam sasaran nampaknya akan dapat dicapai
(c). Rintangan tidak lebih sebagai batu loncatan yang akan membawa keberhasilan.
3. Mengubah Pikiran Kita
Berubahlah dalam cara berpikir kita, berpikirlah positif, Kita sering menemukan kesulitan dan permasalahan dalam pekerjaan-pekerjaan kita, namun jangan biarkan pengaruh-pengaruh buruk yang menentukan sudut pandang Kita, sehingga kita berfikiran negative. Karena pikiran buruk akan mempengaruhi perilaku dan karakter Kita. Apabila ada perintah, tugas, tanggung jawab dalam pekerjaan kita, maka pikiran negative akan membuat kita mengerjakan suatu pekerjaan dengan tidak segenap hati, ke nety-an akan menjadi kita seorang yang bersungut-sungut, gampang mengeluh, gampang kecewa, tidak semangat, tidak optimis, gampang menyerah, menyalahkan orang lain serta keadaan, kita terbentuk menjadi orang yang yang pemalas, lamban yang ditimbulkan dari ke pikiran negative kita dan kita menjadi seorang tidak mau bekerja keras serta tidak tulus, akibatnya kegagalan hiduplah yang menjadi bagian kita.
4. Setia, Sabar serta Tekun.
Setia, Sabar serta Tekun adalah suatu kata yang mengacu kepada sifat internal yang pantang menyerah kepada keadaan-keadaan.
Jika kita melihat kesulitan-kesulitan kita, masalah kita, tugas pekerjaan kita, serta tantangan-tantangan kita sebagai suatu yang membuat kita menjadi dongkol, mengeluh atau menjadi marah, maka kita akan terjerumus kedalam keputuasaan. Namun sebaliknya jika kita mau tetap setia, sabar dan tekun maka hal tersebut akan membawa kita pada produktivitas, pertumbuhan serta kedewasaan yang tinggi.
(Eni Ariyanti/IC-FJ/vbm-vj)
Foto : Visijobs
Artikel Terkait :
|
Karirtips Archieves
|