Column
Kunci Keberhasilan Menghadapi Proses Wawancara2010-02-05 09:09:00
|
Emy Trimahanani, SE, MSc
Executive Director Visijobs.com
|
(Visijobs- Column) - Lamaran Anda telah berhasil melewati semua tumpukan CV yang lain di perusahaan yang Anda lamar dan HR Manager telah mengundang Anda untuk wawancara. Anda telah melibatkan diri dengan mengikuti semua tes yang ada dan telah berhasil melewati bagian terberat dari proses pencarian pekerjaan. Yang harus Anda lakukan sekarang adalah mengikuti wawancara. Tenang! Hal ini tidak sesulit yang Anda pikirkan. Mainkan kartu Anda dengan benar dan Anda akan memiliki sebuah penawaran di tangan Anda.
Kunci dari wawancara yang bebas dari stres adalah persiapan, tapi tidak perlu terlalu banyak persiapan. Yang Anda lakukan sebuah penelitian yang cukup, sehingga Anda tahu apa yang Anda harapkan dan Anda dapat berbicara dengan cukup pengetahuan pada hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan Anda. Ini membantu untuk mengetahui beberapa hal tentang perusahaan yang Anda lamar. Jangan menghabiskan begitu banyak waktu di website perusahaan tersebut, atau Anda akan terlihat seperti kamus pada saat interview. Dengan menghafal semua informasi yang ada di dalamnya.
Hal yang penting juga adalah untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai siapa yang akan mewawancarai Anda sehingga di dalam pertemuan Anda telah memiliki beberapa informasi awal tentang dengan siapa Anda berurusan. Anda juga dapat mempersiapkan dengan pengetahuan jenis-jenis wawancara apa saja yang kira-kira akan Anda hadapi, apakah pertemuan satu lawan satu atau Anda akan menghadapi beberapa panelis? Apakah akan ada tes tertulis atau tes computer?
Hal yang dapat Anda lakukan juga dengan menuliskan pengalaman-pengalaman kerja Anda yang terdahulu dan menyertakannya bersama dengan CV Anda. Di dalam CV tersebut Anda dapat memasukkan sesuatu yang menyoroti prestasi bisnis Anda dan menunjukkan tingkat komitmen Anda untuk posisi sebelumnya. Sebagai contoh, seorang marketing eksekutif, maka CV yang ada dapat berisi apa saja yang pernah dikerjakan sebagai seorang marketing, termasuk bentuk promosi yang pernah dikerjakan dalam memasarkan atau menawarkan sebuah produk. Sebuah portofolio yang rapi dan profesional dapat menjadi alat yang sangat baik untuk menunjukkan siapa Anda pada saat wawancara. Itu menggambarkan bagaimana kemampuan atau cara Anda mengemas diri Anda sendiri.
Merupakan hal yang baik juga jika ada percakapan atau pembicaraan selama wawancara, tetapi Anda perlu berhati-hati dengan berapa banyak informasi pribadi yang Anda ungkapkan. Bukan alasan yang baik untuk menjelek-jelekkan atasan Anda sebelumnya, sekalipun semua yang Anda katakan adalah kebenaran. Sementara siapa pun yang sedang mewawancara Anda akan mendengarkan cerita Anda, maka dia dapat berpikir bahwa suatu saat, Anda akan duduk di depan pewawancara yang lain dan mengeluh tentang hal yang sama.
(Bersambung)
(lr/LR/mgf)
|
Column Archieves
|