Kenapa susah mencari kerja
Question
Bpk Prasetio yang baik,saya mau tanya sekaligus curhat,kenapa ya saya selalu gagal, tiap tes saya berhasil tapi setelah interview saya gak pernah lolos,mohon bantuanya dan doanya, terima kasih bpk Prasetio
Answer
Terima kasih Mas Heri atas pertanyaannya,
Psikotest dan interview merupakan kedua proses yang harus dilalui dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan baru. Terkadang ada yang lulus di psikotest tapi gagal di interview atau sebaliknya. Bila permasalahan Anda adalah di proses interview, maka ada beberapa pertanyaan dan jawaban yang perlu Anda perhatikan agar Anda bisa lolos dalam proses interview :
1. Coba Anda menceritakan kepada kami mengenai diri Anda?
Untuk informasi Anda, pertanyaan seperti ini biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Ceritakan saja siapa Anda, apa potensi Anda, pendidikan terakhir Anda, dan pengalaman kerja Anda (jika ada).
2. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?
Ketika pewawancara menanyakan hal ini, usahakan Anda memberikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan juga Anda memperlihatkan seperti tahu segalanya tentang perusahaan tersebut . Anda harus lebih menekankan keunggulan perusahaan yang membuat Anda tertarik bekerja dan minat Anda terhadap hal tersebut.
3. Apakah alasan kami harus merekrut Anda?
Ketika pertanyaan ini ditujukan kepada Anda, sebutkan kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut dan juga ketertarikan Anda kepada bidang pekerjaan yang ditawarkan perusahaan tersebut.
4. Apakah yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam suatu organisasi. Anda harus memberitahu pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi bagi perusahaan. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi dan juga hindari sikap ingin diperhatikan, seperti menangis saat wawancara supaya menyentuh hati pewawancara, hal itu justru mengurangi probabilita Anda diterima di perusahaan tempat Anda bekerja, karena Anda akan dilihat sebagai orang yang tidak kuat dalam bekerja.
5. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?
Anda harus memberikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban Anda sebagai karyawan. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.
6. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?
Anda harus berhati-hati karena ini merupakan pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik di dalam menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh untuk mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat bekerja dengan efektif dan efisien di tingkat yang lebih tinggi.
7. Berapa gaji yang Anda minta?
Anda harus berhati-hati menjawab pertanyaan ini, karena ini merupakan pertanyaan yang menggiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Anda harus menekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.
8. Apa rencana dan target jangka panjang Anda?
Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, Anda diharuskan memiliki pengetahuan mengenai perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan dan juga mengetahui visi dan misi rencana dan/atau target mereka lalu berikanlah jawaban yang terkait dengan hal-hal tersebut.
Semoga sukses
|